Database Untuk Mengetahui Siapa Target Market

Kata kebanyakan pakar bisnis, bisnis yang baik adalah bisnis yang dibuat karna ada suatu MASALAH yang terjadi di masyarakat. Kemudian masalah tersebut dipelajari dan dicarikan solusinya. Solusi itu bisa berupa sebuah produk atau jasa dan nantinya akan dijual kepada orang orang yang sedang mengalami masalah tersebut, maka boom…. Produk dan Jasa tersebut akan laris manis diserap oleh market, dan lahirlah sebuah bisnis.

 

Akan tetapi banyak sekali bisnis yang buka bukan karna ada MASALAH atau karena tau siapa target marketnya. Bisa jadi karna dulu bekerja di suatu perusahaan dengan produk/jasa A yang laris dipasaran, lantas ada seorang karyawan yang resign dan buka usaha dengan menjual produk/jasa A juga. Nah bikinidcard.com adalah salah satu contohnya.

 

Ada juga yang karena ikut-ikutan, ada produk/jasa B yang laris manis dipasaran lalu banyak orang berbondong bondong buka bisnis dengan menjual produk yang sama, lebih ngerinya lagi kalau bukanya disamping atau didepan penjual yang sudah laris tersebut dengan harga yang lebih murah dan layanan yang lebih prima.

 

Nah bisnis bisnis yang lahir karna “kecelakaan” inilah yang harus mulai melek akan database customernya. Dengan memiliki database customer dan database penjualan maka bisnis tersebut akan tahu siapa saja customernya.

  • siapa customer yang menyumbang banyak omset dan profit ke perusahaan
  • Umur berapakah mereka
  • Tinggal di daerah atau kota mana mereka
  • Berapa yang mereka belanjakan setiap bulannya
  • Apa jenis kelaminnya
  • Siapa yang bulan ini belum datang untuk melakukan transaksi
  • Apa pekerjaan mereka, masihkan sekolah atau sudah bekerja
  • Jam berapa dan hari apa mereka ramai datang dan lain sebagainya.

Nah setelah memiliki database customer mau gak mau bisnis juga harus memulai menyiapkan database penjualan agar bisa menganalisa penjualan,  melahirkan strategi strategi marketing dan tau kemana selanjutnya bisnis akan melangkah untuk bertumbuh. Contohnya :

  • Produk/jasa apa yang harus disediakan lebih buanyak lagi
  • Produk/jasa apa yang harus dimatikan
  • Siapa saja yang menjadi target market dari produk/jasanya
  • Strategi marketing apa agar bisa menjangkau target market sebanyak banyaknya
  • Tim apa yang harus ditambah dan dikurangi
  • Mesin apa yang harus ditambah kapasitasnya
  • Daerah atau kota mana yang harus dibukakan cabang
  • Dan masih banyak lagi.

Dengan begitu maka strategi bisnis akan lebih terarah, efektif dan juga efisien.